BUDI SETIYO PRABOWO

Beranda » Artikel Pendidikan » SULITNYA JADI REMAJA

SULITNYA JADI REMAJA

Start here

            Menjadi remaja memang sulit, dirumah sering harus mendengar nasehat orang tua bahkan tidak jarang dimarahain orang tua karena kesalahan kecil yang kita buat, belum lagi ketika harus berhaapan dengan lingkungan yang heterogen dan beragam kepribadiannya. Di sekolah apalagi, harus berhadapan dengan guru-guru pengampu mata pelajaran yang dianggap sakral dan “killer” sehingga dalam menjalani pembelajaran disekolah terkadang menjadi tidak ada. Ditambah suasana kelas dan teman yang terkadang berkomentar terhadap apapun yang ada dihadapan mereka. Suka menggunjing dan terkadang pula dari sikap-sikap tersebut muncul kelompok-kelompok kecil yang merupakan tanda atau ciri khas dari tiap anggota kelompok. Nah, kemudian bagaimana seharusnya sikap dari seorang remaja dalam menghadapi fenomena tersebut, apakah akan menyerah pada keadaan semacam ini, atau justru menjadi seorang remaja yang senantiasa memperbarui diri dan menjadi manusia yang lebih baik, dimasa yang akan datang. Oleh karena itu, mari kita lihat beberapa tips atau cara agar dapat menempatkan sikap yang tepat dengan lingkunga dimana seorang remaja itu berada :

Pertama, lakukanlah persiapan yang tepat, dimulai dengan sebuah perencanaan yang sederhana, apa yang akan kita inginkan dalam hidup ini, ingin menjadi apa kehidupan kita, lantas apa yang harus kita lakukan agar cita-cita atau keinginan tersebut dapat tercapai. Kemudian langkah kedua, lihat dengan seksama bagaimana keadaan lingkungan kita berada, apakah itu di rumah, di lingkungan masyarakat atau di sekolah. Kemudian pelajari apa yang dibutuhkan dalam tiap lingkungan tersebut, maksudnya adalah agar kita dapat menempatkan diri untuk dapat bersikap dengan tepat sesuai dengan lingkungan yang ada, sehingga lingkungan tersebut dapat menjadi pendukung terwujudnya cita-cita atau keinginan kita.

Ketiga, jangan terbiasa melihat kepribadian seseorang hanya dari satu sisi, maksudnya jangan melihat pencitraan orang hanya dari bentuk fisik atau pun kepribadian yang tampak dari indera kita, hal ini akan berkaitan erat dengan kecakapan dalam mencari sahabat atau teman dalam merealisasikan tujuan yang diinginkan, karena ada sebuah kata-kata yang sangat familiar bagi kita semua, yaitu ketika ingin melihat kepribadian seseorang maka jangan lihat apa yang dia lakukan atau siapakah dia, tetapi lihat dengan siapa dia berteman dan bagaimana keadaan komunitas atau teman yang menjadi kelompoknya tersebut.   


2 Komentar

  1. cha_cha mengatakan:

    lanjutkan,..sobb ^_^ go..go.goo fighting!

  2. hani mengatakan:

    iya, masa remaja adalah masa yang perlu diwaspadai, hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: