BUDI SETIYO PRABOWO

Beranda » Artikel Pendidikan » PENDIDIKAN DAN BUDAYA

PENDIDIKAN DAN BUDAYA

Start here

Indonesia merupakan negara berbudaya. Hal ini tercermin dari perjalanan sejarah bangsa ini yang dimulai dengan adanya budaya-budaya masa kuno (animisme-dinamisme), kemudian disusul dengan perkembangan kerajaan nusantara yang juga mengembangkan kultur budaya pada masing-masing daerah. Pendidikan sebagai suatu sistem juga tidak bisa dilepaskan dari peran atau fungsi budaya. Kebudayaan sebagai salah satu aspek utama pembangunan Indonesia memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan. Kebudayaan sebagai aspek sosiologi atau lingkungan masyarakat memberikan sumbangan positif, karena dengan adanya budaya yang baik, maka akan membuat pengelolaan menjadi lebih dinamis dan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Budaya merupakan keseluruhan sistem berfikir, nilai, moral, norma dan keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan masyarakat. Rendahnya moralitas dan semakin meningkatnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang dilakukan masyarakat, khususnya generasi produktif atau para pelajar seperti misalnya semakin intensnya tingkat tawuran atau perkelahian pelajar, budaya malu yang semakin berkurang. Hal-hal inilah yang menjadi bukti lemahnya proses pendidikan. Bukti bahwa pendidikan hanya berorientasi pada pencapaian prestasi di bidang kognitif semata. Sedangkan untuk pengembangan aspek afektif dan psikomotorik belum maksimal pada pelaksanaanya. Beberapa alternatif pemecahannya adalah dengan menerapkan pendidikan berbasis budaya. Fungsi dari pendidikan berbasis budaya diantaranya adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik, ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa. Memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat, dan sebagai fungsi penyaring (filter) budaya bangsa sendiri, serta bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. Oleh karena itu, maka pendidikan budaya diharapkan mampu menjadi lokomotif baru dalam pengelolaan dan pengembangan dunia pendidikan di Indonesia. Sehingga pendidikan tidak lagi terhenti pada pencapaian secara kuantitas, tetapi pencapaian pada aspek kualitas dapat dioptimalkan.

Pendidikan berbasis budaya atau pendidikan budaya bukan kemudian dimaknai secara harfiah bahwa siswa harus belajar tentang budaya-budaya yang berkembang di masyarakat dan kemudian tidak diperkenankan untuk mengembangkan diri lebih maju. Pendidikan budaya yang dimaksud adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai luhur dari sebuah budaya dalam proses pendidikan, sehingga kualitas atau mutu pendidikan tidak hanya dibatasi pada output atau hasil dari pendidikan, melainkan mutu atau kualitas dari proses pendidikan juga diperhatikan. Sehingga budaya dapat digunakan sebagai filter atau penyaring dari setiap pengaruh yang muncul, baik dari internal maupun eksternal pendidikan. Filter disini dimaksudkan bukan untuk menghambat proses proses pendidikan, melainkan lebih kepada pendukung serta penyeimbang dari berbagai kemungkinan dampak buruk pengaruh yang muncul.

Pada prinsip pengembangan dan pelaksanaanya, pendidikan budaya dan karakter bangsa tidak serta merta dimaknai secara harfiah untuk bahasan tertentu, melainkan pendidikan budaya dan karakter bangsa diintegrasikan pada mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah. Prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa meliputi prinsip berkelanjutan, melalui semua mata pelajaran, pengembangan diri dan budaya sekolah. Nilai tidak diajarkan, akan tetapi dikembangkan serta proses pendidikan dilakukan peserta didik secara aktif dan menyenangkan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: